Strategi Koperasi Dalam Menghadapi MEA
MAKALAH
EKONOMI
KOPERASI
“Strategi
Ekonomi Koperasi Dalam Menghadapi MEA”
Di
Susun Oleh :
Bayu
Syaputra ( 21216370 )
KELAS
2EB24
FAKULTAS
EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI
Mata
Kuliah : Ekonomi Koperasi
Dosen
: Bpk, Supiani
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT
Yang Maha Rahman, atas segala rahmatnya yang telah diberikan kepada
hambanya sehingga makalah ilmiah ini dapat tersusuh hingga selesai.
Tidak
lupa saya ucapkan terima kasih Bpk. Supiani sebagai kepada Dosen Ekonomi
Koperasi Universitas Gunadarma. Besar harapan, semoga makalah ilmiah yang
berjudul “ Strategi koperasi dalam menghadapi MEA ” dapat menambah wawasan bagi
kita sehingga lebih mudah mengiplementasikan hal – hal yang bermanfaat bagi
masyarakat.
Karena
keterbatasan pengetahuan yang kami miliki, kami menyadarai masih banyak
kekurangan dari makalah ilmiah ini. Oleh karen itu, kami sangat mengharapkan
kritik dan sarah yang membangun dari para pembaca demi kesempurnakan makalah
ini.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….......................
DAFTAR ISI
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
BAB I PENDAHULUAN
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
Latar Belakang
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Rumusan
Masalah …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
Tujuan
Penulisan …………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
BAB II PEMBAHASAN
Sejarah
Perkembangan Di Indonesia ……………………………………………………………………………………………………………………………………………
Strategi
Koperasi Dlam Menghadapi MEA …………………………………………………………………………………………………………………………………….
Perkembangan
Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN …………………………………………………………………………………………………………………..
BAB PENUTUP
Kesimpulan…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
DAFTAR PUSTAKA
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan
dioperasikan oleh individu demi kepentingan bersama. Landasan koperasi adalah
prinsip gerakan ekonomi kerakyatan berdasarkan asas kekeluargaan dari dan untuk
anggota. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa modal awal koperasi berasal
dari iuran para anggotanya, dari modal awal tersebut kemudian dikelola bersama
sehingga dapat memberikan manfaat lebih bagi para anggota, dalam istilah
politik koperasi memegang teguh prinsip demokrasi dan gotong royong.
Koperasi mempunyai peranan yang cukup besar dalam menyusun
usaha bersama dari orang-orang yang mempunyai kemampuan ekonomi terbatas. Dalam
rangka usaha untuk memajukan kedudukan rakyat yang memiliki kemampuan ekonomi
terbatas tersebut, maka Pemerintah Indonesia memperhatikan pertumbuhan dan
perkembangan perkumpulan-perkumpulan Koperasi.
Koperasi harus menerapkan sistem yang diterapkan oleh
perusahaan – perusahaan besar seperti memberi pelatihan kepada anggota dan
melihat peluang bisnis yang menguntungkan. Hal ini seabagi langkah memperbaiki
koperasi dalam hal permodalan dan dalam menghadapi persaingan MEA
Rumusan Masalah
Apa sajakah jenis – jenis koperasi ?
Mengapa koperasi sulit berkembang ?
Bagaimana strategi koperasi mengahadapi persaingan MEA ?
Tujuan Penulisan
Untuk Mengetahui Jenis -
Jenis Koperasi
Untuk Mengetahui Cara Mengembangkan Koperasi
Untuk Mengetahui Bagaimana Strategi Koperasi Menghadapi MEA
BAB II
PEMBAHASAN
A . Sejarah Singkat Koperasi
sejarah singkat gerakan koperasi
bermula pada abad ke-20 yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak
spontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya. Koperasi tumbuh
dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang
ditimbulkan oleh sistem kapitalisme semakin memuncak. Beberapa orang yang
penghidupannya sederhana dengan kemampuan ekonomi terbatas, terdorong oleh
penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara spontan mempersatukan diri
untuk menolong dirinya sendiri dan manusia sesamanya.
Di Indonesia pada 1895 di Leuwiling, ide-ide perkoperasian
diperkenalkan pertama kali oleh Patih di Purwokerto, Jawa Tengah, R. Aria Wiraatmadja
mendirikan Bnk Simpan Pinjam untuk menulong teman sejawatan pada pegawai negeri
pribumi..
Pada
1920 diadakan Cooperative Commissie yang diketuai oleh Dr. JH. Boeke sebagai
Adviser Voor Volks credietzwezen diberi tugas untuk menyelidiki apakah koperasi
bermanfaat di Indonesia. Pada
1965 pemerintah mengeluarkan Undang-undang No. 14th dimana perinsip
NASAKOM di terapkan di koperasi. Tahun ini juga dilaksankan munaskop II di
Jakarta.
Organisasi perekonomian rakyat terutama koperasi sangat
perlu diperbaiki. Para pengusaha dan petani ekonomi lemah sering kali menjadi
hisapan kaum tengkulak dan lintah darat. Cara membantu mereka adalah mendirikan
koperasi di kalangan mereka. Dengan demikian pemerintah dapat menyalurkan
bantuan berupa kredit melalui koperasi tersebut. Untuk menanamkan pengertian
dan fungsi koperasi di kalangan masyarakat diadakan penerangan dan pendidikan
kader-kader koperasi.
B.
Strategi
Koperasi Menghadapi MEA
Koperasi adalah
organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi
kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip
gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Dalam setiap organisasi memiliki
fungsi dan peranan tertentu, begitupun dengan organisasi koperasi.
Perkoperasian di Indonesia berfungsi dan memiliki peran sebagai berikut:
- Mengembangkan serta membangun kemampuan dan potensi anggota koperasi pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi
- Berperan secara aktif (role actively) dalam rangka meningkatkan dan memperbaiki kualitas kehidupan anggota koperasi dan masyarakat
- Memperkuat serta mengkokohkan perekonomian rakyat Indonesia sebagai dasar ketahanan dan kekuatan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
- Berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi
Jenis Koperasi
Koperasi Simpan Pinjam
Koperasi Simpan Pinjam
Koperasi simpan pinjam atau biasa disebut koperasi
kredit merupakan suatu bentuk koperasi yang berdiri
sendiri dimana anggota-anggotanya adalah orang-orang atau
badan-badan yang tergabung dalam koperasi tersebut. Mereka yang tidak
terdaftar sebagai anggota tidak bisa menyimpan atau meminjam uang dari koperasi
simpan pinjam.
Koperasi Konsumen
Koperasi
komsumen adalah koperasi yang anggotanya para konsumen dengan menjalankan
kegiatannya jual beli menjual barang konsumsi. Kegiatan utama koperasi ini
adalah membeli barang/jasa
Koperasi Produsen
Koperasi yang
beranggotakan para pengusaha kecil (UMKM = Usaha Mikro, Kecil dan Menengah)
dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.
Fungsinya adalah
untuk memberikan jasa keuangan dalam bentuk pinjaman kepada para anggotanya.
Tentu bunga yang dipatok harus lebih renda dari tempat meminjam uang yang lain.
Koperasi Pemasaran
Adapun pengertian dari koperasi
pemasaran ialah koperasi nan menjalankan kegiatan penjualan dan pemasaran
produk atau jasa anggota koperasi itu
C.
Perkembangan menuju Masyarakat Ekonomi
ASEAN
MEA
juga menunjukkan bukti-bukti telah berkembangnya globalisasi pada bidang
ekonomi di Indonesia.Kita sebagai bangsa Indonesia tidak boleh melupakan jati
diri kita. Seiring dengan terciptanya peluang-peluang bisnis. Akan tetapi,
lebih menjadi tantangan bagi Indonesia untuk meminimalkan berbagai kemungkinan
yang terjadi setiap adanya peluang bisnis tersebut. Berikut ini adalah beberapa
tantangan yang harus dihadapi dan salah satunya melalui Koperasi
· Tantangan Bidang Investasi
- Tantangan Bidang Ketenagakerjaan
Kondisi Koperasi di Indonesia
Berbagai
kelebihan yang dimiliki oleh koperasi seperti efisiensi biaya serta dari
peningkatan economies of scale jelas menjadikan koperasi sebagai sebuah bentuk
badan usaha yang sangat prospekrif di Indonesia. Namun, sebuah fenomena yang
cukup dilematis ketika ternyata koperasi dengan berbagai kelebihannya ternyata
sangat sulit berkembang di Indonesia. Koperasi bagaikan mati suri dalam 15
tahun terakhir. Koperasi Indonesia yang berjalan di tempat atau justru malah
mengalami kemunduran.
Pasang-surut Koperasi di
Indonesia dalam perkembangannya mengalami pasang dan surut. Saat ini
pertanyaannya adalah “Mengapa Koperasi sulit berkembang?” Padahal, upaya
pemerintah untuk memberdayakan Koperasi seolah tidak pernah habis. Bahkan, bisa
dinilai, mungkin amat memanjakan. Berbagai paket program bantuan dari
pemerintah seperti kredit program: KKop, Kredit Usaha Tani (KUT), pengalihan
saham (satu persen) dari perusahaan besar ke Koperasi, skim program KUK dari
bank dan Kredit Ketahanan Pangan (KKP) yang merupakan kredit komersial dari
perbankan, Permodalan Nasional Madani (PNM), terus mengalir untuk memberdayakan
gerakan ekonomi kerakyatan ini
1.
Kurangnya Partisipasi Anggota
2.
Sosialisasi
Koperasi
3.
Manajemen
4.
Permodalan
5.
Sumber
Daya Manusia
6.
Kurangnya
Kesadaran Masyarakat
7.
Pemanjaan
Koperasi
Dari 7 penyebab sulit berkembangnya koperasi di Indonesia, sebenarnya ada beberapa hal yang membuat koperasi mengalami kesulitan dalam berkembang di Indonesia yang patut kita perhatikan juga seperti :
- Kebanyakan pengurus koperasi telah lanjut usia sehingga kapasitasnya terbatas
- Kebanyakan anggota kurang solidaritas untuk berkoperasi di lain pihak anggota banyak berhutang kepada koperasi
- Bertambahnya persaingan dari badan usaha yang lain yang secara bebas memasuki bidang usaha yang sedang ditangani oleh koperasi
- Tanggapan masyarakat sendiri terhadap koperasi; karena kegagalan koperasi pada waktu yang lalu tanpa adanya pertanggungjawaban kepada masyarakat yang menimbulkan ketidakpercayaan pada masyarakat tentang pengelolaan koperasi
Perkembangan koperasi sebelum MEA terbilang cukup ambat, Namun belum
sempet koperasi berkembang pesat. Indonesia dihadapkan dengan datangnya MEA
yang akan membawa tantangan baru di Indonesia. Koperasi sebagai wadah ekonomi
kerakyatan yang memiliki tujuan untuk mensejahterakan rakyat dengan bergabung
menjadi anggota tidak mampu berjalan sendiri tanpa adanya kesadaran dari rakyat
Indonesia sendiri. Saat ini banyak orang yang mengetahui apa itu koperasi
tetapi tidak memahami
1.
Mensosialisasikan Pentingnya Koperasi
MEA dilakukan agar
daya saing ASEAN meningkat serta bisa menyaingi Tiongkok dan India untuk
menarik investasi asing. Penanaman modal asing di wilayah ini sangat dibutuhkan
untuk meningkatkan lapangan pekerjaan sehingga pada akhirnya akan meningkatkan
kesejahteraan bagi penduduk di negara-negara ASEAN. kita harus menyadarkan
masyarakat Indonesia agar mau berpartisipasi dalam koperasi. Dengan kesadaran
seperti ini, kita dapat bersama-sama memongptimalkan potensi yang kita miliki.
Justru dengan adanya mea memudahkan kita dalam perdagangan, dalam pertukaran
tenaga kerja yang membawa manfaat. Diharapkan kedepannya kita dapat memiliki
generasi pengurus koperasi yang memiliki pendidikan tinggi dan memiliki
keterampilan untuk bersaing dengan negara lain.
2.
Perbaikan Kualitas SDM
harus mampu
memberikan pembekalan dan pelatihan kepada para anggotanya sehingga tercipta
kualitas SDM yang berkompeten dan dapat bersaing dengan negara lain. Kita harus
akui sejak awal kemerdekaan perkembangan kualitas sdm kita belum dapat
dikatakan memuaskan. Jika dibandingkan negara tetanga seperti singapura, kita
masih jauh tertinggal. Singapura yang hanya mempunyai wilayah sepertiga dari
provinsi Jakarta dan minim sumber daya tetapi mereka mampu mengalahkan negara
kita yang amat luas dan kaya akan sumber daya. Kenapa itu bisa terjadi ? dikarenakan SDM Indonesia tidak dapat
mengolah sumber daya dengan baik. Bayangkan saja apabila SDM kita mampu
mengolah, misalnya mengolah bahan pangan dari perkebunan oleh para anggota koperasi.
Kemudian bahan pangan itu berkualitas baik dan banyak peminatnya. Barang
tersebut bisa dijual melalui koperasi produsen untuk kepentingan anggotanya.
Apabila trend positif itu dapat terus dikembangkan maka kita dapat menjual ke
pasara internasional.
Di era masyarakat ekonomi asean
akan berdatangan orang – orang dari berbagai negara yang datang ke negara kita.
Hal ini tentu saja menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia. Apabila kita dapat
bersaing maka kita akan tetap bisa menjadi tenaga kerja dinegri sendiri tetapi
apabila kita kalah bersaing, maka kita akan menjadi pengangguran dinegeri
sendiri.
“Kualitas SDM dan ketenagakerjaan Indonesia menempati peringkat 5. Ini
masih kalah jika dibandingkan Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, dan
Thailand," ujar peneliti dari Lembaga Pengkajian, Penelitian dan
Pengembangan Ekonomi Kamar Dagang dan Industri (LP3E Kadin) Indonesia,
Suharyadi, dalam jumpa pers di Menara Kadin, Rabu (30/5/2017).”
“Jakarta - Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai berlaku akhir tahun
2015. Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA)
yang masuk dan bekerja di Indonesia berdasarkan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja
Asing (IMTA) sebesar 5.319
Adapun 8
profesi profesional yang saat ini telah dibentuk Mutual Recognition Arrangement
(MRA)-nya oleh seluruh Negara anggota ASEAN, adalah insinyur, perawat, arsitek,
tenaga survei, akuntan, praktisi medis, dokter gigi, tenaga pariwisata.”
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan :
Banyak
proses yang harus dilalui koperasi Indonesia untuk dapat berkembang pesat. Ada
yang harus diperbaiki dan ada yang harus di kembangkan. Faktor utama yang harus dikembangkan yaitu
anggota ( sumber daya manusia ). Koperasi harus di isi oleh orang – orang yang
memiliki pengetahuan dan skill yang sangat baik. Kemudian membuat langkah
- langkah untuk menjadikan koperasi
menjadi lebih sejahtera dan dapat bersaing dengan masyarakat asing. Koperasi
harus dijadikan wadah kreatifitas dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Untuk
itu diharapkan lebih banyak koperasi di Indonesia dalam rangka mewujudkan
masyarakat yang kompetitif dan menjadikan perekonomian Indonesia kearah yang
lebih baik lagi.
DAFTAR PUSTAKA
https://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi
https://www.binasyifa.com/729/01/26/contoh-koperasi-koperasi-pemasaran.htm
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3107891/masuki-mea-kualitas-sdm-ri-peringkat-5-di-asean
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3161872/mea-berlaku-5300-tenaga-kerja-asing-bekerja-di-indonesia
http://www.etrade.id/2016/05/koperasi-indonesia-pengertian-landasan-asas-dan-tujuan.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi
https://www.binasyifa.com/729/01/26/contoh-koperasi-koperasi-pemasaran.htm
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3107891/masuki-mea-kualitas-sdm-ri-peringkat-5-di-asean
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3161872/mea-berlaku-5300-tenaga-kerja-asing-bekerja-di-indonesia
http://www.etrade.id/2016/05/koperasi-indonesia-pengertian-landasan-asas-dan-tujuan.html

Komentar
Posting Komentar